Jumat, 28 April 2017

Alasan Kuat Kenapa Allah SWT Turunkan Nabi Isa, Bukan Nabi Muhammad Menjelang Kiamat

MediandaTerkini - Dikisahkan, pada jaman Nabi Isa AS, banyak kaumnya yang ingkar. Tak hanya itu, sampai-sampai ada umatnya sendiri yang menyebar fitnah soal Nabi Isa dan bertekat membu nuhnya. Fitnah itu ternyata berhasil membujuk umat lainnya dan setuju untuk membu nuh Nabi Isa AS.

hanya ilustrasi


Namun, Allah SWT menyelamatkannya dan diambil dari bumi. Rupa penghianat itu disamakan rupanya dengan Nabi Isa, hingga dialah yang terbu nuh. Allah SWT menyelamatkan Nabi Isa ternyata juga ada alasan lain, yakni untuk menyelamatkan umat Rasulullah saat kiamat tiba.

Berdasarkan hadist dengan sanad yang shahih, dijelaskan bahwa nanti pada hari kiamat atau akhir zaman akan muncul sosok Dajjal yang jahat dan akan dibu nuh oleh Nabi Isa ‘Alaihi Salam. Namun, kenapa harus Nabi Isa? Kenapa tidak Rasulullah Sendiri yang membu nuh Dajjal tersebut? Rasulullah SAW bersabda.

إِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ وَأَنَا حَىٌّ كَفَيْتُكُمُوهُ وَإِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ بَعْدِى

 Jika Dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku” (HR. Ahmad; hasan)

Mengapa Nabi Isa yang kemudian ditugaskan membu nuh Dajjal? Berikut ini ulasannya

Pertama

Nabi Isa tidaklah dibu nuh dan disalib sebagaimana persangkaan orang-orang Yahudi dan Nasrani. Namun, Nabi Isa diangkat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sedangkan orang yang disalib saat itu adalah laki-laki yang diserupakan dengan Nabi Isa.

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ

 Dan karena ucapan mereka (orang-orang Yahudi): Sesungguhnya kami telah membu nuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah. Padahal mereka tidak membu nuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bu nuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka” (QS. An Nisa’ : 157)

Diturunkannya Nabi Isa di akhir zaman akan menjadi bukti kebenaran firman Allah dan menjungkirbalikkan keyakinan orang-orang Nasrani.

Kedua

Ketika peristiwa kiamat terjadi, Romawi (Nasrani) adalah bangsa mayoritas. Allah hendak menunjukkan kedustaan dan kepalsuan apa yang mereka adakan atas nama Allah terhadap Isa bin Maryam yang mereka nyatakan sebagai penebus dosa dan anak Allah.

Selain itu, Nabi Isa juga akan mematahkan salib dan membu nuh babi. Salib yang selama ini menjadi simbol kemusyrikan kaum Nasrani dan babi yang selama ini dianggap halal oleh mereka.

لَيْسَ بَيْنِى وَبَيْنَهُ نَبِىٌّيَعْنِى عِيسَىوَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَاعْرِفُوهُ رَجُلٌ مَرْبُوعٌ إِلَى الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ بَيْنَ مُمَصَّرَتَيْنِ كَأَنَّ رَأْسَهُ يَقْطُرُ وَإِنْ لَمْ يُصِبْهُ بَلَلٌ فَيُقَاتِلُ النَّاسَ عَلَى الإِسْلاَمِ فَيَدُقُّ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ

 Tidak ada nabi (yang hidup) antara masaku dan ‘Isa. Sungguh, kelak ia akan turun, jika kalian melihatnya maka kenalilah. Ia adalah seorang laki-laki yang sedang (tidak tinggi dan tidak terlalu pendek), berkulit merah keputih-putihan, beliau memakai di antara dua kain berwarna sedikit kuning. Seakan rambut kepala beliau menetes meski tidak basah. Beliau akan memerangi manusia hingga mereka masuk ke dalam Islam, beliau akan menghancurkan salib, membu nuh babi dan menghapus jizyah” (HR. Abu Daud; shahih)

Ketiga

Allah hendak menunjukkan kepada orang-orang yang mengada-adakan agama dan keyakinan trinitas bahwa hanya Islam-lah yang diridhai Allah. Sehingga Allah menurunkan Nabi yang mereka anggap Tuhan untuk memperkuat bahwa hanya Islam-lah agama yang benar, sebagaimana hadits di atas.

Keempat
Turunnya Nabi Isa ke bumi adalah menandakan bahwa ajalnya sudah dekat dan akan dikuburkan di bumi, karena makhluk yang tercipta dari tanah akan kembali ke tanah.

Kelima

Sebagai bentuk penghormatan bahwa Rasulullah lebih mulia dibanding dirinya. Bahkan Nabi Isa pernah berkata kepada para ummatnya bahwa akan datang seorang Rasul sesudahnya. Dalam al-Quran, perkataan Nabi Isa itu terdapat dalam surat as-Shaff ayat 6

 Dan (ingatlah) ketika Isa Ibnu Maryam berkata, ‘Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)…’

Beliau ( Nabi Isa) turun ke bumi bukan untuk membawa agama baru atau menyebarkan agama nasrani di jamannya, tapi menyebarkan agama yang diridhoi Allah SWT yang disebarkan oleh Rasulullah, yakni agama islam.


Semoga bermanfaat

Sumber : wajibbaca.com
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Alasan Kuat Kenapa Allah SWT Turunkan Nabi Isa, Bukan Nabi Muhammad Menjelang Kiamat