Sabtu, 28 Januari 2017

Memang Senyum Itu Bisa Dipalsukan Tapi Kebahagiaan Tidak

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini Setiap manusia tentu menginginkan kebahagian yang sesungguhnya namun perlu diingat yang namanya kehidupan tentu ada masalah, ntah itu masalah kecil atau mungkin juga masalah besar..na’udzubillahimindzalik…Manusia memang makhluk yang paling pandai dalam memakai topeng. Apa yang ada di dalam hati bisa disembunyikan dengan begitu bagus melalui ekspresi dan sorot mata yang berbeda. Perasaan yang sesungguhnya bisa tertutupi oleh guratan wajah yang ditunjukkan pada orang-orang di sekitarnya.



Aku, kamu, dan kita semua pasti pernah berusaha menyembunyikan sesuatu melalui senyuman. Ketika yang kita rasakan ialah luka dan kesedihan namun kita berusaha untuk terlihat baik-baik saja, demi membuat orang di sekitar kita tidak cemas. Kadang kita rela untuk memendam keperihan seorang diri demi membuat orang di sekitar kita tetap nyaman di sekitar kita. Meski kemudian yang terjadi malah luka di dalam diri ini makin parah.

Izinkan Dirimu Menangis Bila Itu Bisa Membuatmu Sedikit Lega

Terkadang wanita yang menangis itu bukan disebabkan ia lemah atau cengeng. Melainkan karena ia sudah terlalu lama menahan diri dan berjuang untuk kuat. Tidak apa membiarkan air mata mengalir. Jika itu bisa membuat perasaan sedikit lebih lega, air mata akan jadi penyelamat sendiri. Lepaskan semua beban di hati dan perasaan yang menekanmu, agar setelah itu kamu bisa kembali melangkah.Kesedihan Tak Bisa Disembunyikan dengan Mudah

Mungkin kamu berusaha tersenyum untuk menyembunyikan kesedihan. Atau sengaja memasang topeng tersenyum untuk menutupi rasa sesak yang sebenarnya kamu rasa. Namun kesedihan tidak bisa disembunyikan dengan mudah. Kebahagiaan juga tidak bisa dibuat-buat atau dipalsukan. Ada kalanya kita memang harus menerima kesedihan dan luka itu. Sehingga nantinya kita bisa berdamai dengan diri sendiri dan mengatasi masalah yang ada dengan pikiran lebih jernih.

Senyum bisa dipalsukan, tetapi kebahagiaan tidak… dan tawa yang dipaksakan selalu menyesakkan dada. Beri tahu mereka bahwa ada sensasi luar biasa ketika kita terjatuh dan mendapati lutut kita berdarah. Ketika itu terjadi, tidak usah buru-buru bangun lagi dan kembali berlari. Mereka punya kesempatan untuk istirahat dan menyaksikan bagaimana luka-luka menjadi kering dengan sendirinya, seperti kata-kata buruk yang hilang dari kepala dan rasa sakit hati yang pelan-pelan tiada bukan karena kita telah memaafkannya tetapi karena kita makin pelupa.

– Fahd Pahdepie

Menyelesaikan Masalah Seorang Diri Tidak Pernah Mudah

Tidak pernah ada yang mudah saat kita menyelesaikan sebuah masalah berat seorang diri. Berjuang seorang diri mengatasi semua ujian yang ada, selalu ada hal-hal tidak terduga yang terjadi. Tapi kita juga perlu ingat bahwa akan selalu ada orang yang mau dan bersedia membantu kita. Asal kita juga mau terbuka dan tidak memalsukan perasaan kita di dekat mereka.Memakai “Topeng” Itu Bisa Sangat Melelahkan

Mau memalsukan kebahagiaan? Mau pura-pura terlihat bahagia meski hati sedang terluka atau sedang dirundung masalah? Kita bisa saja melakukannya. Tapi lama kelamaan itu bisa terasa sangat melelahkan. Sebab situasi dan kondisi kadang kita harus berkorban untuk menjadi seperti orang lain yang terlihat baik-baik saja. Hidup memang kadang terasa begitu berat. Dan yang harus kita lakukan mau tidak mau adalah bisa menyesuaikan diri dan menjalankan setiap peran sebaik mungkin.

Sahabat medianda terkini semoga kita bisa selalu mendapatkan kebahagiaan yang kita inginkan. Cobaan dan masalah memang akan selalu datang silih berganti tapi kita akan selalu bisa menemukan kekuatan di setiap ujian.

Semoga bermanfaat.



Sumber:Postshare
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Memang Senyum Itu Bisa Dipalsukan Tapi Kebahagiaan Tidak