MediandaTerkini – Sahabat medianda
terkini ketika seseorang baru melahirkan anaknya tentu bagi sebagian orang tua
telah merencanakan untuk mengikuti KB. Bagi Bunda yang sedang mempertimbangkan
untuk menggunakan KB implan sebagai alat kontrasepsi, sebaiknya pikir dua kali.
Seorang ibu bernama Kelly membagikan pengalamannya dan memperingatkan semua ibu
lain akan bahaya KB implan.
Sahabat medianda terkini Kelly
King bercerita pengalamannya menggunakan KB implan merk Nexplanon yang berubah
menjadi mimpi buruk.
Nexplanon adalah KB implan
berbentuk tabung kecil tipis dan fleksibel seukuran 4cm. Jenis KB ini
ditanamkan di bawah kulit lengan atas oleh dokter atau perawat. Dan biasanya
efektif hingga 3 tahun untuk mencegah kehamilan.
Kelly membagikan pengalamannya
dalam sebuah postingan Facebook:
Dia menulis:
Bagi kalian yang tertarik
menggunakan KB implan nexplanon, jangan pernah melakukannya! Mereka tidak bisa
mengeluarkannya dari lenganku.
Aku duduk di kursi sementara 3
orang dokter dan perawat menggali lenganku untuk mencari alat tersebut selama
lebih dari satu jam. Setelah pemeriksaan sinar X, pencarian kembali dilakukan
namun tetap tidak ketemu.
Kini, di lenganku masih
tertanam KB implan, ditambah jahitan, bengkak, dan memar juga sebuah jadwal
operasi untuk mengangkat kb implan tersebut.
Efek samping dari alat
kontrasepsi ini, termasuk depresi dan perubahan mood yang sering terjadi. Aku
peringatkan, jangan pernah menggunakan metode KB ini.
Sahabat medianda terkini lebih
lanjut Kelly menyatakan, pengalamannya menjalani prosedur yang menyakitkan
untuk mengangkat alat KB tersebut. Setelah hampir dua jam, dan dua sayatan di
lengan, dengan melibatkan 3 orang dokter, alat kontrasepsi itu tidak berhasil
juga ditemukan.
Menggunakan X-ray untuk
menemukan lokasi KB Implan yang telah ditanam di lengan bagian bawah.
Setelah sembuh dari jahitan dan
lengannya tidak lagi terasa sakit dan memar, Kelly pergi ke dokter kandungan.
Yang kemudian mengangkat KB implan di lengan Kelly dengan panduan USG. Dokter
tersebut mengangkatnya dalam waktu kurang dari 5 menit.
Kelly memperingatkan semua
wanita yang ingin menggunakan KB implan untuk berhati-hati. Karena efek
sampingnya yang sangat besar pada kondisi emosional perempuan, seperti yang
dialami Kelly.
Sahabat medianda terkini selain
itu juga rawan berpindah tempat, dan susah dilacak saking kecilnya. Sehingga
harus melalui jalan operasi untuk mengangkat alat KB itu. Postingan Kelly
mendapat respon yang beragam, bahkan banyak orang yang mengaku mengalami
peristiwa serupa dengan KB implan.
Bagaimana
cara kerja alat kontrasepsi implan Nexplanon?
Sahabat medianda terkini nexplanon
bekerja dengan cara menghentikan pelepasan sel telur dari indung telur, dengan
cara melepaskan progest0gen secara perlahan ke dalam tubuh perempuan. Progest0gen
mirip dengan hormon progester0n, yang dilepaskan oleh rahim selama masa
menstruasi.
Efek
pelepasan progest0gen secara terus menerus:
1. Menghentikan proses 0vulasi,
sehingga tidak ada sel telur yang dilepaskan indung telur setiap bulan.
2. Menebalkan lendir di s3rv1ks
(mulut rahim), membuat sp3rm4 susah masuk ke dalam rahim dan membuahi sel
telur.
3. Membuat dinding rahim lebih
tipis sehingga tidak mampu menopang telur yang telah dibuahi untuk menempel dan
bertumbuh kembang menjadi janin.
Keuntungan
menggunakan KB implan
1. Bekerja selama 3 tahun
2. Bisa digunakan segera
setelah melahirkan, ab0rs1, atau kegu*guran. Dan langsung melindungi dari
kehamilan.
3. Tidak menganggu saat hu*bungan
badan
4. Berguna bagi ibu yang tidak
bisa menggunakan pil KB atau cincin vag1n4
5. Tidak perlu minum pil setiap hari atau
kontrol setiap tiga bulan sekali.
6. Aman digunakan untuk ibu
menyusui
7. Kesuburan akan kembali
normal saat alat implan diangkat dari lengan
8. Memberi perlindungan dari
penyakit pembengkakakn p3lvis juga kanker rahim
9. Mengurangi sakit saat haid
setelah setahun digunakan
10 Bisa melakukan aktifitas
normal setelah KB dipasang
Kekurangan
KB implan
Sahabat medianda terkini berikut
ini adalah efek samping dari alat kontras3psi ini.
1. Haid tidak teratur. 20% ibu
yang menggunakan KB jenis implan tidak mengalami haid, dan hampir dari 50%
mengalami haid tidak teratur atau haid terlalu lama. Pola ini akan kembali
normal setelah setahun.
2. Sakit kepala
3. Jerawat
4. Mual
5. P4yud4ra terasa sakit
6. Perubahan mood dan depresi
7. Kehilangan ga1rah melakukan
hu*bungan s3k5u4l
9. Berat badan naik, namun
jarang terjadi
10. Pada beberapa kasus yang
sangat jarang terjadi, area kulit dimana alat ini ditanam bisa terjadi infeksi.
Infeksi bisa dirawat dengan antibiotik
Nah sahabat medianda terkini sebelum
memutuskan untuk menggunakan alat kontrasepsi jenis implan, berkonsultasilah
dengan dokter. Pertimbangkan matang-matang kelebihan dan kekurangannya. Semoga
bermanfaat.