Sabtu, 16 Desember 2017

Cabe mahal !! Ternyata ini rahasia sederhana agar tanam cabe di pot berbuah lebat

MediandaTerkini – Dikala cabe sedang mahal, Solusi menanam cabe sendiri dilingkungan rumah cukup dilirik banyak kalangan, Cara menanam cabe rawit dirumah sangat mudah dilakukan, anda bisa pilih sendiri media tanam yang disenangi seperti didalam pot ataupun polybag, atau anda dapat juga menanamnya segera di tanah pekarangan rumah. Satu diantara jenis cabe yang pas untuk ditanam di pekarangan yaitu cabe kerting. Jenis ini relatif lebih tahan pada iklim tropis serta rasanya pedas banyak disenangi di pasaran.



Di bawah ini kami paparkan mengenai cara menanam cabe keriting dalam polybag.

Pemilihan ben!h

Di bursa pasaran banyak jenis varietas cabe keriting, dari mulai hibrida sampai varietas lokal. Cara menanam cabe lokal serta hibrida tidak mempunyai perbedaan yang berarti. Cuma saja beberapa cabe hibrida disarankan dirawat dengan beberapa produk obat-obatan tertentu. Varietas hibrida banyak dihadirkan dari Taiwan serta Thailand, sedang varietas lokal banyak ditanam di Rembang, Kudus, sampai Tanah Karo, Sumatera Utara.

Sekarang ini ada varietas lokal hasil seleksi, produktivitasnya juga lebih baik dari pada varietas lokal tanpa ada seleksi. Ben!hnya di jual dalam kemasan kaleng seperti tampar yang di produksi Sang Hyang Sri. Dari sisi tehnis, langkah menanam cabe keriting lokal lebih simpel serta anti repot di banding cara menanam cabe hibrida. Cabe lokal lebih adaptif dengan kondidi lingkungan di banding cabe hibrida. Cuma saja produktivitasnya masihlah kalah dari hibrida.

Penyemaian ben!h

Cara menanam cabe dalam polybag baiknya tidak segera dikerjakan dari ben!h atau biji. Pertama-tama ben!h cabe harus disemaikan terlebih dulu. Sistem penyemaian ini fungsinya untuk menyeleksi perkembangan ben!h, memisahkan ben!h yang tumbuhnya kerdil, cacat atau berpenyakit. Diluar itu juga untuk menanti kesiapan bibit hingga cukup tahan ditanam ditempat yang semakin besar.

Tempat persemaian dapat berbentuk polybag ukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki (tray) persemaian, atau petakan tanah. Untuk lihat lebih detil silakan baca langkah bikin media persemaian. Cara yang paling ekonomis yaitu dengan mempersiapkan petakan tanah untuk media persemaian.

Buat petakan tanah dengan ukuran seperlunya, campur kompos dengan tanah lantas aduk sampai rata. Butiran tanah di buat sehalus mungkin agar perakaran dapat menembusnya dengan gampang. Buat ketebalan petakan itu 5-10 cm, diatasnya buat larikan dengan jarak 10 cm.

Masukan ben!h cabe dalam larikan dengan jarak 7, 5 cm lalu siram untuk membasahi tanah serta tutup dengan abu atau tanah. Kemudian tutup dengan karung goni basah sepanjang 3-4 hari, pertahankan supaya karung goni tetap basah. Pada hari ke-4 bakal nampak bibit dari permukaan tanah, lalu buka karung goni. Baiknya petakan ditudungi dengan plastik transp4ran membuat perlindungan bibit cabe yang masihlah kecil dari panas berlebihan serta siraman air hujan segera. Tanaman cabe siap dipindahkan ke polybag besar sesudah berusia 3-4 minggu, atau tanaman sudah mempunyai 3-4 helai daun.

Penyiapan media tanam

Tentukan polybag yang memiliki ukuran di atas 30 cm, supaya media tanam cukup kuat menyokong perkembangan tanaman cabe yang rimbun. Selain polybag, dapat pula dipakai pot dari type plastik, semen, tanah, atau keramik. Atau dapat pula memakai wadah-wadah sisa yg tidak terpakai lagi, beri lubang pada dasar wadah untuk saluran drainase.
Cara menanam cabe dalam polybag dapat memakai media tanam dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam, serta lain-lainnya. Silakan baca cara bikin media tanam polybag untuk keterangan lebih detail.

Beberapa contoh komposisi media tanam salah satunya yaitu (1) Campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2 : 1, (2) Campuran tanah, pupuk kandang, serta arang sekam dengan komposisi 1 : 1 : 1, atau (3) Campuran tanah serta pupuk kandang dengan komposisi 2 : 1. Jika memakai pupuk kandang, baiknya tentukan pupuk yang sudah matang. Lihat jenis serta karakteristik pupuk kandang.

Buat media tanam sehalus mungkin saja lewat cara mengayaknya. Campur sekitaran 3 sendok NPK dalam tiap-tiap polybag. Aduk sampai kombinasi itu benar-benar rata. Lapisi sisi dalam polybag dengan sabut kelapa, pecahan genteng, atau pecahan styrofoam. Fungsinya supaya air tidak menggenangi daerah perakaran tanaman.

Pemindahan bibit

Sesudah bibit tanaman serta media tanam siap, pindahkan bibit tanaman cabe dari tempat persemaian dalam polybag. Lakukan pekerjaan ini waktu pagi hari atau sore hari, di mana matahari tidaklah terlalu terik untuk hindari stres pada tanaman.

Lakukan perpindahan bibit dengan hati-hati, jangan lantas terjadi rusaknya pada perakaran tanaman. Buat lubang tanam pada polybag sedalam 5-7 cm. Jika persemaian dikerjakan diatas polybag atau daun pisang, copot polybag serta daun pisang lantas input semua tanah dalam tempat persemaian dalam lubang tanam. Jika persemaian dikerjakan diatas petak tanah atau tray, pindahkan dengan tanah yang menempel pada perakaran serta masukan dalam lubang tanam.

Pemeliharaan serta perawatan

Pemupukan, berikan pemupukan penambahan dengan dosis satu sendok makan NPK per polybag tiap-tiap bulannya. Atau jika menginginkan menanam cabe dengan cara organik, sebagai ubahnya semprotkan pupuk organik cair pada masa perkembangan daun serta perkembangan buah. Tambahkan satu kepal kompos atau pupuk kandang kambing ketika tanaman ingin berbuah.

Penyiraman, tanaman cabe baiknya disiram sedikitnya 3 hari sekali. Jika matahari bercahaya terik, siram tanaman setiap hari.
Pengajiran, sesudah tanaman cabe tumbuh sekitaran 20 cm, berikan ajir bambu. Ajir ini bermanfaat untuk menopang tanaman supaya berdiri tegak.

Perompesan, tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun baiknya di hilangkan (dirompes). Perompesan diawali pada hari ke-20 sesudah tanam, perompesan biasanya dilakukan tiga kali sampai terbentuknya cabang. Gunanya supaya tanaman tidak tumbuh kesamping saat batang belum sangat ku4t menopang.

Hama serta penyakit, penggunaan pestisida baiknya cuma dilakukan jika tanaman tampak diserang hama atau sakit. Jika terlihat ada hama putih semprot dengan pestida, apabila tampak ada akan ulat semprot dengan insektisida seperlunya, bila terlihat jamur pakai fungisida. Untuk bercocok tanam cabe organik pakai pestisida alami, silahkan lihat di cara bikin pestisida organik.

Pemanenan

Usia cabe mulai dari tanam sampai panen beragam bergantung jenis varietas serta lingkungan. Saat panen terbaik yaitu waktu buah belum seutuhnya berwarna merah, masihlah ada garis hijaunya. Buah seperti ini udah masuk bobot yang maksimal serta buah cabe masihlah dapat tahan 2-3 hari sebelumnya terjual oleh pedagang di pasar. Saat panen baiknya dilakukan saat pagi hari sesudah embun kering. Jauhi saat panen saat malam serta siang hari.

Demikianlah Tutorial cara menanam cabe ini cocok diterapkan pada pertanian sekala kecil atau tempat pekarangan. Dapat diterapkan juga untuk pertanian vertikultur atau urban farming. Semoga bermanfaat tips diatas bisa bermanfaat


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cabe mahal !! Ternyata ini rahasia sederhana agar tanam cabe di pot berbuah lebat