Selasa, 26 September 2017

Inilah Masjid Pertama di Kutub Utara, Diangkut Sejauh 4.000 Km

MediandaTerkini – Sudah taukah anda masjid pertama di kutub utara ? Yappp, Perkenalkan, inilah The Midnight Sun Mosqueyang disebut sebagai masjid di bagian Bumi paling utara. Lokasinya berada di Kota Inuvik, Kanada yang masuk dalam lingkar Artik dan dekat dengan Kutub Utara. Seperti apa ya bangunannya?



Sebelumnya, mari kita kenalan dulu dengan Kota Inuvik. Kota Inuvik masuk dalam kawasan Northwest Territories yang berada di sebelah utara Kanada. Karena masuk dalam lingkar Artik dan dekat dengan Kutub Utara, Inuvik pun memiliki fenomena alam yang unik.

Saat musim panas matahari bisa terlihat selama 24 jam, yang dijuluki Midnight Sun. Sebaliknya, saat musim dingin tiba, matahari tidak akan pernah tampak di sana. Selain itu, hampir sepanjang tahun kotanya selalu tertutup oleh salju.

Kota Inuvik memiliki penduduk sebanyak sekitar 3.500 jiwa. Kehidupan di sana pun, sama saja dengan di kota-kota lain di dunia. Ada yang bekerja ke kantor, berprofesi sebagai nelayan, menjadi polisi dan anak-anak di sana berangkat ke sekolah setiap pagi.

Dari ribuan penduduk, jumlah masyarakat Muslim di sana hanya sekitar 100 orang saja. Mereka pun kebanyakan adalah para imigran yang berasal dari Mesir, Siberia dan Sudan. Mereka datang ke Inuvik untuk bekerja.

Kondisi alam yang begitu ekstrem ternyata tak mematahkan semangat muslim Inuvik untuk beribadah. Dulunya daerah ini tak memiliki masjid, jadi warga muslim disana menggunakan kontainer bekas yang disulap menjadi mushola. Ada juga rumah yang disulap sebagai mushola. Lima tahun silam, tepatnya di tahun 2010 menjadi tahun yang spesial dan bersejarah bagi umat Muslim di Inuvik. Sebab untuk pertama kalinya, mereka mempunyai masjid!

Seperti penelusuran detikTravel dari berbagai situs internasional dan media setempat, Rabu (24/6/2015) masjid tersebut bernama The Midnight Sun Mosque. Dinding dan atapnya terbuat dari seng tebal dan bagian atasnya berupa limas berwarna hijau. Di depanya, terdapat hiasan menara yang menjulang tinggi dan bercahaya saat malam hari.

Dibangung Diluar Inuvik
Cerita dibangunnya masjid ini sangatlah unik. Jika masjid-masjid lain dibangun dari fondasi awal hingga menjadi bangunan, namun masjid ini dibuat di Winnipeg, salah satu kota besar di Kanada dan kemudian dikirim (bangunan yang sudah jadi) sejauh 4.200 kilometer ke Inuvik! 2.400 km diantaranya lewat jalan darat dan 1.800 km lewat jalur laut dan sungai.

Dibutuhkan waktu 3 minggu untuk masjid ini mencapai Inuvik. Jadi bangunan masjid yang sudah jadi diangkat melalui mobil trailer, lalu dilanjutkan dengan jalan laut dan sungai sampai ke Inuvik. Perjalanan masjid ini hingga sampai di Inuvik mendapatkan perhatian dunia internasional kala itu.

Masjid ini dibuat di luar kota karena tidak adanya pekerja di Inuvik yang sanggup membuat konstruksi dengan cuaca ekstrem. Selain itu bahan bangunan pembuat masjid juga sangat mahal di daerah itu

Masjid tersebut merupakan hadiah dari Zubaidah Tallab Foundation. Suatu organisasi perkumpulan Muslim Kanada di Kota Winnipeg yang didirikan tahun 2007. Organisasi non-profit yang bertujuan untuk membantu kebutuhan dan mempererat hubungan umat Muslim di Kanada.

Kembali ke The Midnight Sun Mosque.  Perjalanan masjid seluas 1.500 meter persegi ini dimulai dalam semi-trailer yang menyusuri jalanan Kanada. Bukan perkara mudah membawa bangunan sebesar ini di atas truk trailer.

Ada banyak rintangan yang dihadapi, seperti ada parade nasional di jalanan Kanada, ada masalah regulasi tol Kanada hingga ada jembatan yang terlalu kecil untuk dilewati trailer tersebut.

Bahkan masjid ini hampir jatuh ke sungai dekat wilayah Alberta karena jalan yang dilalui sempit. Masjid lalu ditransfer ke kapal feri ekspedisi yang mengantakannya ke Kutub Utara.

Masjid ini tiba di Inuvik pada 24 September 2010 lalu. Saat itu muslim Inuvik berkumpul di pelabuhan untuk menyaksikan event bersejarah tersebut. Mereka tak berhenti takbir dalam menyambut masjid baru untuk wilayah mereka.

Dibutuhkan sekitar sebulan untuk memberi sentuhan akhir ke masjid ini setelah tiba di Inuvik. Ada tambahan menara masjid setinggi 10 meter yang mempercantik masjid ini. Masjid Midnight Sun resmi dibuka pada 10 November 2010 dan menjadi masjid paling utara yang ada di Amerika. Proyek pembangunan masjid ini menghabiskan dana $300,000 (sekitar 3,9 miliar).

Masjid ini dinamakan Midnight Sun karena kota Inuvik memiliki sebutan ‘Light of the Midnight Sun’ karena mengalami sekitar 56 hari dimana matahari terus bersinar, tanpa malam hari saat musim panas dan 30 hari gelap tanpa matahari saat musim dingin tiba.

Namun terkadang masyarakat setempat menyebutnya ‘the most northerly mosque‘ alias masjid yang ada di bagian Bumi paling utara. Di masjid inilah, mereka bisa menunaikan ibadah salat berjamah sekaligus tempat untuk menjalin silaturahmi.

Ahmed Al-Khalaf, salah satu dewan pengurus masjidnya mengutarakan The Midnight Sun Mosque adalah milik Kota Inuvik, bukan hanya umat Muslim saja. Oleh sebab itu, siapa pun dipersilakan masuk ke dalam masjidnya. Keharmonisan antar umat beragama sendiri, sebenarnya sudah mengakar pada kehidupan masyarakat setempat.

The Midnight Sun Mosque memang berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya. Tidak dihiasi banyak kaligrafi, atau punya kubah besar dan menara yang jumlahnya banyak. Namun di sinilah, ‘rumah Allah’ di dekat Kutub Utara berdiri.



Sumber: panggilandarisurau.com
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Inilah Masjid Pertama di Kutub Utara, Diangkut Sejauh 4.000 Km